For My Most Favourite Person in the World

Don’t be too hard to yourself.

Sahabat saya pernah bilang seperti itu. Tapi, bukankah hidup itu keras? Bukankah dengan membiasakan keras terhadap diri sendiri maka hidup akan lebih lunak terhadap kita?

Ya memang benar, dengan bersikap keras niscaya hidup akan lebih mudah terhadap kita. Tapi, disisi lain, ketika kita bersikap keras terhadap diri, kita menjadi kurang menghargai diri kita sendiri.

Gak percaya? coba nonton film Doubt. Di film itu kita akan berkenalan dengan Suster Aloysius (Meryl streep), seorang yang sangat keras terhadap diri sendiri. Tengoklah, pribadi seperti apa dia. Orang yang membenci kebahagian sehingga dia merasa perlu menyingkirkan orang yang memiliki kebahagiaan.

Saya adalah tipe orang yang terlampau sering kalah sama ego sehingga terkadang menyiksa diri sampai apa yang sebetulnya dibutuhkan dan inginkan urung Saya perjuangkan.

Saya sering iri sama orang-orang yang tahu caranya bersenang-senang. Terus terang, I rarely treat myself. Karena terlalu seringnya, bahkan tidak tahu caranya.

Teruntuk sahabat Saya. I really wanna embrace your  friendship like we used to have back then. Tapi, masih terlalu sulit remembering things what you have done.  Mungkin suatu saat nanti, ketika Saya sudah mampu mengalahkan diri sendiri. But trully, I’ve been missing you

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s