Negeri 5 Menara

Man jadda wajada

siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses

Itulah semangat yang menyelimuti novel menarik mengenai kehidupan anak pondok pesantren berjudul Negeri 5 Menara oleh A. Fuadi. Saya suka segala sesuatu yang menceritakan budaya, pendidikan, dan kehidupan dalam sudut pandang orang yang menjalaninya. Hal ini penting untuk membangun persepsi.

Setelah selama sekian terjebak dalam persepsi sendiri mengenai suatu hal, Saya belajar untuk tidak terlalu cepat menilai. Saya belajar untuk memahami dan membangun sudut pandang dari berbagai sisi. Karena, Saya yakin dengan melakukan itu, Saya bisa terbebas dari segala pretensi yang membatasi komunikasi.

Nah, bukan itu poin itu yang akan Saya tekankan, hehe.

Dalam salah satu babnya, dalam suatu sesi kelas malam -kelas yang diperuntukan untuk mengulang & mempersiapkan pelajaran- Ustadz Salman menceritakan potongan biografi tokoh-tokoh dunia. Dia menyanyakan pertanyaan retoris, “Apa yang membedakan orang sukses dengan orang biasa”? menurutnya ada dua hal yang sangat penting:

  1. going the extra miles. Intinya berusaha lebih keras, jangan mudah merasa cukup. Kita harus berani capek for going the extra miles
  2. Jangan pernah membiarkan diri terpengaruh oleh unsur luar. Kita berkuasa atas diri kita sendiri. Jangan pernah memberikan kekuasaan itu kepada lingkungan, keadaan dan orang lain untuk merusak impian-impian kita.

Sebetulnya itu bukan hal baru, namun mengingat situasi yang dialami, Saya tersengat. Nasihat inilah yang Saya butuhkan sekarang. Terutama yang nomor dua. Sudah terlalu sering Saya membiarkan diri  berada dibawah kekuasaan luar, baik lingkungan atau seseorang. Saya sering marah ketika orang lain memancing, sedih ketika dikecewakan dan gugup ketika diintimidasi. Manusiawi? tentu, tapi bukan berarti kita harus menyerah. Saya bertekad, mulai saat ini Saya tidak akan menyerah kepada keadaan dan seseorang. Karena Saya punya cita-cita, maka  dengan segenap ada, Saya akan menjaga api itu tetap menyala dan tidak akan membiarkan seorang pun memadamkannya.

Nah, petuah Pak Ustadz ini telah menjaga api ini tetap berkobar. Semoga, petuah ini juga bisa menginspirasi 🙂

Iklan

4 responses to “Negeri 5 Menara

  1. mybrainsgrowell

    sepertinya menarik.. pinjem donk. hahahaha..

  2. uda beres, kalo mau ambil silahkeun. Tapi jangan lupa dikembalikan ya 😀

  3. Boleh ikut pinjem ga??,,,kemaren nyari di BPN ga dapet,,, 😀

  4. ambil aja di rumah, mbak Lani, jangan sungkan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s